Garudaku, Terus Kepakkan Sayapmu, Terbang yang Tinggi

Posted: December 27, 2010 in Sport Review

Sudah lama saya tidak memperhatikan perkembangan sepak bola di tanah air. Kembali teringat dulu, ketika Persipura masih jaya, ketika Perseman Manokwari masih jaya, sampai ada lagunya yang populer dikalangan pemuda Papua…’Umpan Tarik Adolf Kabo’…, terus lebih lama lagi PSSI jaman Rully Nere, pernah masuk Pra Piala Dunia. Setelah itu, beberapa kali menyimak PSSI, kalah terus….banyak skandal…korupsi, kolusi, etc…akhirnya alergi saya kalau nonton kesebelasan TimNas berlaga. Daripada ngabisin waktu 90 menit gak guna, mending kerja atau istirahat.

Begitu pula dengan laga AFF kali ini, tidak perduli dari awal, ketika ada teman membanggakan TimNas Indonesia di AFF, dengan percaya diri saya bilang “…bosen, pasti ngecewain..”. Teman saya berkata “..Jangan salah TimNas sekarang, kemaren mengganyang malesia 5-1 lho”… dalam hati saya, ah..mosok sih. Akhirnya laga semifinal sempat nonton tapi gak serius…hanya sempat babak kedua…kesannya, wah bagus nih TimNas mainnya, taktis banget, cepat, umpan cermat…dan percaya diri dengan Garuda di dada mereka. Beberapa pemain tiba2 menjadi buah bibir bak selebritis, hampir tiap hari muncul di layar TV…., diundang bos-bos partai….diwawancarai…, sempat terpikir…lho kok malah lebih kental nuansa selebritis dan politisnya daripada nuansa kesepakbolaannya… Wah..ini gak sehat nih. Kehilangan konsentrasi para pemain karena campur aduk antara pemusatan latihan dengan politik dan selebritis ini juga dikhawatirkan oleh para pengamat sepak bola. Kata teman saya yang juga pemerhati sepak bola, semalam sebelum di bantai di Bukit Jalil Malesia, mereka sibuk di wawancarainya… lho… bukannya harus pemusatan, istirahat dan karantina… uaneh..

Semua keanehan tingkah laku bangsa kita, baik kalangan selebritis (baca: pelaku bisnis selebritis),  politisi (baca: ParPol) dsb ini akhirnya  menuai bencana pada Desember 26, 2010 di bukit Jalil Malesia. Ternyata, bangsa kita tidak hanya memperoleh bencana alam pada tanggal 26, tetapi juga bencana olahraga…. mesakke tenan. Nasi sudah jadi bubur, menurut pelatih TimNas, yang juga gak setuju dari awal anak2 asuhan diganggu oleh para pengganggu (baca politisi), bahwa kemungkinan Indonesia memboyong piala AFF hanya 5-10% saja… sungguh miris jika membayang perjalanan kesebelasan Garuda yang dari awal tidak terkalahkan. Karena dibantai kosong : 3, maka di GBK nanti, TimNas harus menang 4 : 0. Rasanya hal ini sangat berat secara mental, karena walau menang dengan selisih gol kurang dari 3, maka Malesia tetap melenggang kangkung ke Negerinya dengan Piala AFF. Sungguh beban mental yang berat bagi TimNas Garuda, gara-gara terbang merendah karena di suit-suiti atau di awe-awe para pengganggu, hilang konsentrasi pada saat terbang rendah, akhirnya nabrak pohon di bukit Jalil dan jatuh terkapar…par..par…

Garudaku, jangan lama-lama terkapar, ayo berdiri…kepakkan sayapmu lebar-lebar…dan terbang lagi setinggi-tingginya menuju Gelora Bung Karno…. Gambare….

SR75

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s